25 Buah untuk Diabetes yang Disarankan Para Ahli
Bagi penderita diabetes, memilih makanan dan minuman untuk dikonsumsi merupakan suatu keharusan. Salah satunya dalam memilih jenis buah yang tidak memicu lonjakan kadar gula darah dalam tubuh.
Seperti kamu ketahui, buah termasuk jenis makanan yang mengandung gula alami. Meski demikian, ada 25 buah untuk diabetes yang disarankan para ahli. Nah, buah apa yang sebaiknya dikonsumsi untuk mengatasi diabetes? Yuk, simak daftarnya berikut ini!
Apakah Penderita Diabetes Boleh Mengonsumsi Buah Setiap Hari?

Menurut laman Harvard Health Publishing, penderita diabetes tidak selayaknya ketakutan untuk mengonsumsi buah. Bahkan, beberapa jenis buah tertentu merupakan bagian penting dari diet sehat bagi para penderita diabetes.
Artinya, mereka yang memiliki masalah kesehatan seperti diabetes sangat disarankan untuk tetap mengonsumsi buah, asalkan dalam jumlah yang sedang–tidak terlalu banyak atau terlalu sedikit. Ini karena tubuh setiap orang tetap memerlukan berbagai nutrisi dari buah.
Meski diperbolehkan untuk mengonsumsi buah, diabetesi harus tahu tips memasukkan buah dalam rencana makan. Menurut American Diabetes Association (ADA), ada 2 metode yang bisa dilakukan, yaitu dengan menghitung karbohidrat dan mengikuti metode piring diabetes.
Cara menghitung karbohidrat buah, misalnya diabetesi hanya boleh mengonsumsi satu buah utuh berukuran kecil atau sekitar ½ cangkir buah beku. Takaran ini biasanya hanya mengandung sekitar 15 gram karbohidrat.
Selanjutnya, cara mengikuti metode piring diabetes, misalnya dengan takaran sepotong kecil buah utuh atau ½ cangkir salad buah. Porsi ini sangat ideal untuk pelengkap makan sayuran non-pati, porsi kecil makanan bertepung, dan makanan berprotein yang ada dalam piring diet.
Selain melakukan dua metode tersebut, diabetesi juga harus rutin cek gula darah dalam tubuh. Langkah ini untuk memastikan bahwa kondisi tubuh masih tetap aman untuk mengonsumsi buah.
Itulah alasan penderita diabetes boleh mengonsumsi buah setiap hari, yaitu dengan takaran yang direkomendasikan dan tetap selalu cek kadar gula darah dalam tubuh. Tujuannya untuk tetap merasa aman dalam mengonsumsi buah.
25 Buah untuk Diabetes yang Disarankan Para Ahli

Setelah tahu bahwa diabetesi boleh makan buah, lalu buah apa saja yang bisa menjaga kondisi tubuh tetap sehat dan menurunkan diabetes? Masih dalam laman American Diabetes Association, berikut beberapa buah untuk penderita diabetes:
1. Stroberi
Buah jenis beri-berian seperti stroberi juga dinilai aman untuk dikonsumsi penderita diabetes. Menurut dr. Yusi Deviana Nawawi, M.Gizi, SpGK, AIFO-K., dokter spesialis gizi klinik, dalam kanal Instagramnya menyebut bahwa stroberi memiliki kandungan gula yang rendah. Oleh karenanya, bisa jadi pilihan buah untuk diabetesi.
2. Blueberry
Buah beri lainnya yang menurut dr. Yusi Deviana Nawawi juga aman dikonsumsi diabetesi adalah blueberry. Seperti stroberi, buah ini juga rendah akan kandungan gula sehingga minim memicu lonjakan gula darah.
3. Kiwi
Selain beri-berian, kiwi juga buah yang bagus untuk menjaga kadar gula dalam tubuh tetap stabil. Buah ini masuk dalam kategori buah rendah gula namun tinggi akan kandungan vitamin C, serat, serta kalium. Ketiganya sangat diperlukan tubuh untuk imun, pencernaan, dan kesehatan jantung.
4. Apel
Apel adalah buah pertama yang sangat direkomendasikan untuk penderita diabetes. Ini karena kandungan seratnya yang sangat tinggi. Hasilnya, tubuh akan memerlukan waktu untuk mengubahnya menjadi gula.
Alih-alih memicu lonjakan gula darah dalam tubuh, mengonsumsi apel bisa mendukung pemenuhan kebutuhan nutrisi, seperti serat, vitamin C, dan antioksidan. Semuanya sangat penting untuk menjaga tubuh tetap sehat.
Baca Juga: Makanan untuk Penderita Diabetes Agar Tidak Lemas.
5. Alpukat
Selanjutnya, buah yang kaya akan vitamin, nutrisi, dan serat ini juga baik untuk diabetesi. Alasannya karena kandungan yang ada di dalamnya tidak menyebabkan kadar gula dalam tubuh meningkat. Hasilnya baik untuk penderita diabetes.
6. Pisang
Sering disalahartikan, mengonsumsi pisang setiap hari ternyata justru bisa membantu mengatasi gejala pada pasien diabetes tipe 2. Melansir laman National Library of Medicine, pisang bisa membantu memperbaiki kadar glukosa darah dan profil lipid.
Nah, pada penderita hiperkolesterolemia (kondisi medis ketika kadar kolesterol dalam darah terlalu tinggi, biasanya melebihi 200–240 mg/dL, pisang mampu meningkatkan adiponektin serum yang baik untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil.
7. Melon
Selain pisang, melon juga baik dikonsumsi oleh penderita diabetes, namun dalam porsi kecil. Alasannya, meskipun mengandung tinggi air, vitamin, dan antioksidan yang sangat diperlukan tubuh, tapi melon juga memiliki indeks glikemik yang tinggi sehingga harus diwaspadai.
8. Jeruk Bali
Jeruk bali (grapefruit) memiliki indeks glikemik rendah dan kaya akan serat. Mengonsumsi buah ini, terutama untuk penderita diabetes dinilai aman karena gula darah dalam tubuh akan tetap stabil, namun harus dalam porsi sedang–tidak terlalu banyak.
Baca Juga: Resep Minuman Segar ntuk Diabetes dengan Susu You & Milk Diabalance.
9. Pepaya
Pepaya juga bisa dikonsumsi oleh penderita diabetes dengan catatan dalam porsi yang normal. Alasannya, meskipun buah ini tinggi akan kandungan serat, nutrisi, dan antioksidan yang sangat penting bagi diabetesi, namun kandungan gulanya juga cenderung sedang. Hasilnya, konsumsi buah ini harus dalam jumlah yang sedang atau tidak berlebihan.
10. Pir
Pir mengandung serat larut jenis pektin yang berperan memperlambat proses pencernaan karbohidrat, sehingga gula tidak langsung melonjak dalam darah. Selain itu, pir juga memiliki indeks glikemik rendah hingga sedang.
Kalau kamu mengonsumsinya bersama kulitnya, kandungan seratnya akan lebih tinggi sehingga manfaatnya untuk kontrol gula darah jadi lebih optimal.
11. Ceri
Ceri termasuk buah dengan indeks glikemik rendah, sehingga tidak menyebabkan lonjakan gula darah secara cepat. Buah ini juga kaya antioksidan seperti anthocyanin yang dapat membantu mengurangi peradangan dan meningkatkan sensitivitas insulin, yang penting untuk pengelolaan diabetes.
12. Plum
Plum segar mengandung serat dan senyawa fitonutrien yang membantu memperlambat penyerapan gula di usus. Selain itu, plum juga mengandung sorbitol alami yang membantu menjaga keseimbangan kadar gula darah dan baik untuk kesehatan pencernaan.
13. Persik
Persik mengandung vitamin C, serat, serta senyawa antioksidan yang mendukung metabolisme tubuh. Kandungan seratnya membantu mengontrol penyerapan gula, sementara indeks glikemiknya relatif rendah sehingga aman dikonsumsi dalam porsi wajar.
14. Aprikot
Aprikot dikenal sebagai buah rendah kalori dengan kandungan serat yang cukup tinggi. Serat ini membantu memperlambat pelepasan glukosa ke dalam darah. Selain itu, aprikot juga mengandung beta-karoten yang baik untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan.
15. Delima
Delima kaya akan polifenol dan antioksidan kuat yang berperan dalam meningkatkan sensitivitas insulin. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi delima dapat membantu mengurangi stres oksidatif yang sering terjadi pada penderita diabetes.
16. Mangga (dalam porsi kecil)
Mangga memang memiliki rasa manis, tetapi tetap mengandung serat, vitamin A, dan vitamin C. Jika dikonsumsi dalam porsi kecil (misalnya 1–2 potong), mangga masih bisa menjadi bagian dari pola makan sehat tanpa menyebabkan lonjakan gula darah yang signifikan.
17. Nanas
Nanas mengandung enzim bromelain yang membantu proses pencernaan dan memiliki efek antiinflamasi. Namun, karena kandungan gulanya cukup tinggi, kamu sebaiknya membatasi porsinya dan tidak mengonsumsinya berlebihan.
18. Anggur
Anggur, terutama yang berwarna merah dan ungu, mengandung resveratrol yang bermanfaat untuk kesehatan jantung dan membantu meningkatkan sensitivitas insulin. Meski begitu, karena ukurannya kecil dan mudah dimakan banyak, kamu tetap perlu mengontrol porsinya.
19. Buah Naga
Buah naga kaya serat, terutama serat larut yang membantu mengontrol kadar gula darah. Selain itu, kandungan antioksidannya membantu melawan radikal bebas dan mendukung kesehatan metabolik secara keseluruhan.
20. Jambu Biji
Jambu biji memiliki indeks glikemik rendah dan kandungan serat yang sangat tinggi, terutama jika dimakan bersama bijinya. Buah ini juga kaya vitamin C yang membantu meningkatkan daya tahan tubuh.
21. Sirsak
Sirsak mengandung vitamin C, serat, dan berbagai senyawa bioaktif yang mendukung kesehatan tubuh. Kandungan seratnya membantu memperlambat penyerapan gula, sehingga baik untuk menjaga kestabilan kadar gula darah.
22. Markisa
Markisa memiliki kandungan serat yang sangat tinggi, terutama pada bagian bijinya. Serat ini membantu memperlambat proses penyerapan gula dan memberikan efek kenyang lebih lama, sehingga membantu mengontrol asupan makanan.
23. Kelapa (daging buah)
Daging kelapa mengandung lemak sehat dan serat yang membantu memperlambat penyerapan glukosa. Lemak sehat ini juga membantu memberikan energi lebih stabil tanpa menyebabkan lonjakan gula darah.
24. Tomat
Tomat rendah karbohidrat dan mengandung likopen, yaitu antioksidan yang baik untuk kesehatan jantung. Karena kadar gulanya rendah, tomat aman dikonsumsi oleh penderita diabetes.
25. Raspberry
Raspberry memiliki kandungan serat yang sangat tinggi dibandingkan buah lain. Serat ini membantu memperlambat penyerapan glukosa dan mendukung kesehatan pencernaan.
SELAIN BUAH, YUK! DUKUNG Gaya Hidup Sehat DENGAN SUSU DIABETES YOU & MILK

Mengelola diabetes bukan hanya soal menghindari gula, tapi juga memilih asupan yang tepat untuk membantu menjaga kestabilan kadar gula darah. Salah satu opsi yang bisa kamu pertimbangkan adalah You & Milk Diabalance, yang diformulasikan dengan bahan-bahan yang lebih ramah untuk penderita diabetes.
1. Berbasis Susu Almond Rendah Gula
Susu almond dikenal memiliki kandungan karbohidrat yang lebih rendah dibandingkan susu sapi biasa. Hal ini membuatnya cenderung tidak menyebabkan lonjakan gula darah secara drastis, sehingga lebih aman untuk kamu yang sedang menjaga kadar glukosa.
2. Mengandung Fruitblend
Kombinasi ekstrak buah (fruitblend) dalam produk ini memberikan tambahan vitamin, mineral, dan antioksidan. Nutrisi ini penting untuk membantu menjaga daya tahan tubuh serta mengurangi stres oksidatif yang sering dialami oleh penderita diabetes.
3. Diperkaya Isomaltulosa
Isomaltulosa adalah jenis karbohidrat dengan pelepasan energi yang lebih lambat dibandingkan gula biasa. Artinya, konsumsi isomaltulosa dapat membantu memberikan energi lebih stabil tanpa menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat.
4. Bisa Menjadi Bagian dari Pola Makan Seimbang
Minuman seperti ini bisa kamu jadikan pelengkap, misalnya sebagai pengganti camilan tinggi gula. Namun, tetap penting untuk mengombinasikannya dengan pola makan seimbang, olahraga rutin, dan kontrol medis.
Kalau kamu lagi cari pilihan minuman yang lebih ramah untuk gula darah, You & Milk Diabalance bisa jadi salah satu opsi terbaik. Yuk, temukan dengan mudah di You & Milk Official Shop!