Amankah Minum Susu Penambah Berat Badan untuk Penderita Diabetes?
Menjaga berat badan ideal sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi penderita diabetes. Tidak sedikit yang justru mengalami penurunan berat badan drastis akibat gangguan metabolisme tubuh.
Lalu, amankah minum susu penambah berat badan untuk penderita diabetes? Pasalnya, ada beberapa jenis susu yang memang diformulasikan khusus untuk menambah berat badan. Yuk, simak di bawah ini kalau kamu termasuk penderita diabetes!
Kenapa Penderita Diabetes Perlu Menambah Berat Badan?

Banyak orang mengira bahwa penderita diabetes selalu identik dengan kelebihan berat badan. Padahal, pada beberapa kasus, terutama diabetes tipe 1 atau diabetes yang tidak terkontrol, penderitanya justru mengalami penurunan berat badan.
Hal ini terjadi karena tubuh tidak mampu menggunakan glukosa sebagai energi secara optimal. Akibatnya, tubuh mulai membakar lemak dan otot sebagai sumber energi alternatif. Jika kondisi ini dibiarkan, tubuh bisa menjadi lemah dan berisiko mengalami komplikasi.
Menurut American Diabetes Association dalam lamannya, menjaga berat badan ideal merupakan bagian penting dalam manajemen diabetes. Berat badan yang terlalu rendah dapat menurunkan daya tahan tubuh dan memperburuk kondisi kesehatan secara keseluruhan.
Selain itu, berat badan yang sehat juga membantu:
- Menstabilkan kadar gula darah
- Meningkatkan energi harian
- Mendukung fungsi organ tubuh
Oleh karenanya, penting untuk penderita diabetes menambah berat badannya, terutama pada kondisi tertentu seperti diabetes tipe 1 atau yang tidak terkontrol.
Amankah Minum Susu Penambah Berat Badan untuk Penderita Diabetes?

Secara umum, minum susu penambah berat badan relatif aman, meskipun harus selektif. Pasalnya, tidak semua susu penambah berat badan cocok untuk penderita diabetes. Banyak produk di pasaran mengandung gula tambahan yang tinggi, sehingga justru berisiko menyebabkan lonjakan gula darah.
Kondisi tersebut mengharuskan penderita diabetes memerhatikan beberapa hal agar tetap aman:
1. Kandungan Gula
Kandungan gula adalah faktor paling krusial dalam memilih susu untuk penderita diabetes. Banyak susu penambah berat badan mengandung gula tambahan seperti sukrosa, glukosa, atau sirup jagung tinggi fruktosa (high fructose corn syrup) yang dapat meningkatkan kadar gula darah secara cepat.
Ketika kamu mengonsumsi minuman tinggi gula, tubuh akan mengalami lonjakan glukosa dalam darah. Hal ini memaksa pankreas bekerja lebih keras untuk menghasilkan insulin. Pada penderita diabetes, kondisi ini bisa memperburuk resistensi insulin atau bahkan menyebabkan hiperglikemia.
Karena itu, disarankan untuk memilih susu dengan label:
- Tanpa tambahan gula (unsweetened)
- Rendah karbohidrat sederhana
Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), asupan gula tambahan sebaiknya dibatasi kurang dari 10% dari total energi harian, bahkan idealnya di bawah 5% untuk manfaat kesehatan tambahan.
Baca Juga: Rekokmendasi Susu Almond untuk Diabetes, You & Milk Diabalance.
2. Indeks Glikemik Rendah
Indeks glikemik (IG) adalah ukuran seberapa cepat suatu makanan atau minuman meningkatkan kadar gula darah. Semakin tinggi nilai IG, semakin cepat gula darah naik setelah dikonsumsi.
Susu dengan indeks glikemik rendah akan dicerna dan diserap lebih lambat oleh tubuh. Hal ini membantu mencegah lonjakan gula darah secara drastis dan menjaga energi tetap stabil.
Bagi penderita diabetes, memilih makanan dan minuman dengan IG rendah sangat penting untuk:
- Mengontrol kadar gula darah
- Mengurangi risiko komplikasi
- Menjaga rasa kenyang lebih lama
Menurut Centers for Disease Control and Prevention, pola makan dengan indeks glikemik rendah dapat membantu mengelola diabetes secara lebih efektif.
3. Tinggi Protein dan Lemak Sehat
Protein dan lemak sehat berperan penting dalam membantu menaikkan berat badan secara sehat tanpa memperburuk kondisi diabetes.
Protein membantu membangun dan memperbaiki jaringan otot. Ini sangat penting terutama bagi penderita diabetes yang mengalami penurunan massa otot akibat metabolisme yang terganggu.
Sementara itu, lemak sehat seperti lemak tak jenuh memberikan tambahan kalori yang dibutuhkan tubuh untuk menaikkan berat badan, tetapi tidak menyebabkan lonjakan gula darah seperti karbohidrat sederhana.
Menurut Harvard T.H. Chan School of Public Health, konsumsi lemak sehat dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan mendukung kesehatan jantung.
Baca Juga: Aturan Minum You & Milk Diabalance untuk Penderita Diabetes.
4. Kandungan Serat
Serat sering kali menjadi komponen yang terlupakan dalam susu penambah berat badan, padahal manfaatnya sangat besar bagi penderita diabetes. Serat bekerja dengan cara memperlambat proses pencernaan dan penyerapan gula dalam darah. Ini membuat kadar gula darah naik secara perlahan, bukan tiba-tiba.
Selain itu, serat juga berfungsi untuk:
- Meningkatkan kontrol glikemik
- Menjaga kesehatan pencernaan
- Membantu mengontrol nafsu makan
Menurut Mayo Clinic, makanan tinggi serat dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan kontrol diabetes secara keseluruhan. Susu yang diperkaya serat atau dikombinasikan dengan bahan alami tinggi serat (seperti almond atau oat) bisa menjadi pilihan yang lebih aman.
Seimbangkan Gula Darahmu dengan Rutin Minum Susu Diabetes You & Milk Diabalance

Jika kamu mencari solusi praktis untuk membantu menaikkan berat badan sekaligus menjaga gula darah, memilih susu khusus diabetes bisa menjadi langkah yang tepat.
Salah satu pilihan yang bisa kamu pertimbangkan adalah Susu You and Milk Diabalance, susu almond rendah gula yang diformulasikan khusus untuk penderita diabetes.
Berikut beberapa keunggulannya:
- Rendah gula dan karbohidrat
- Indeks glikemik rendah
- Mengandung lemak sehat dari almond
- Cocok untuk membantu menjaga kestabilan gula darah
Dengan konsumsi rutin dan pola hidup sehat, susu ini dapat membantu kamu memenuhi kebutuhan nutrisi harian tanpa khawatir lonjakan gula darah.
Yuk, dapatkan produknya sekarang juga di You & Milk Official Store!
Bagaimana Caranya Agar Penderita Diabetes Bisa Gemuk?
Menambah berat badan bagi penderita diabetes tidak bisa dilakukan sembarangan. Tujuannya bukan sekadar “gemuk”, tetapi meningkatkan massa tubuh secara sehat dan terkontrol.
Selain minum susu, ini cara agar penderita diabetes tidak kurus:
1. Makan Lebih Sering dalam Porsi Kecil
Alih-alih makan besar 2–3 kali sehari, kamu bisa makan 5–6 kali dengan porsi kecil. Ini membantu menjaga gula darah tetap stabil.
2. Pilih Karbohidrat Kompleks
Karbohidrat seperti nasi merah, oatmeal, dan ubi lebih aman karena tidak menyebabkan lonjakan gula darah drastis.
3. Tambahkan Protein Berkualitas
Protein membantu meningkatkan massa otot. Sumbernya bisa dari:
- Telur
- Ikan
- Daging tanpa lemak
- Kacang-kacangan
4. Konsumsi Lemak Sehat
Lemak sehat tinggi kalori dan baik untuk tubuh, seperti:
- Alpukat
- Minyak zaitun
- Kacang almond
5. Rutin Berolahraga
Olahraga ringan seperti jalan kaki atau latihan beban ringan membantu meningkatkan massa otot.