6 List Buah dengan Indeks Glikemik Rendah dan Rasa Enak
Boleh nggak sih, orang yang menderita diabetes makan buah? Menurut Dr. V Mohan, spesialis diabetologia di India, buah memang sangat diperlukan tubuh untuk mendukung nutrisi seperti serat, termasuk pada penderita diabetes.
Namun bagi diabetesi, buah yang aman harus mengandung indeks glikemik rendah. Tujuannya untuk mencegah lonjakan gula darah setelah mengonsumsinya. Nah, berikut list buah-buahan dengan indeks glikemik rendah untuk diabetesi.
List Buah-buahan dengan Indeks Glikemik Rendah
Buah dengan indeks glikemik rendah memang sangat direkomendasikan untuk penderita diabetes. Nah, menurut dr. Cahyo dalam kanal YouTube pribadinya, ada beberapa standar buah yang memiliki indeks glikemik rendah dan baik untuk diabetes:
- Indeks glikemik <55
- Beban glikemik <10
- Tinggi akan kandungan serat
- Rendah karbohidrat
Lalu, apa saja contohnya? Berikut beberapa contoh yang sangat direkomendasikan. Semua list buah di bawah ini juga termasuk dalam 25 buah untuk diabetes yang disarankan para ahli.
1. Apel Hijau
Apel hijau adalah jenis buah yang umum ditemukan di Indonesia. Selain karena mudah ditemukan, rasanya yang segar dan manisnya pas juga jadi favorit banyak orang. Meski demikian, ternyata nggak banyak yang tahu kalau apel hijau memiliki glikemik yang rendah.
Menurut dr. Cahyo, indeks glikemik apel kurang lebih 39 dengan beban glikemik <10. Angka ini masuk kriteria buah rendah glikemik sehingga aman dikonsumsi penderita diabetes. Tidak hanya itu, apel hijau juga kaya akan serat (2,4 g) dan rendah karbohidrat (13,81 g).
2. Alpukat
Tidak ada yang menepis anggapan bahwa alpukat adalah buah yang kaya manfaat. Salah satunya, buah ini sangat cocok untuk diet penderita diabetes. Alasannya karena kandungan indeks glikemik yang hanya 15 dengan beban glikemik <10.
Masih dalam kanal dr. Cahyo, alpukat ini juga aman untuk penderita diabetes karena mengandung tinggi serat (6,7 g) dan rendah karbohidrat (8,53 g). Makanya, buah ini memiliki standar yang dibolehkan untuk diabetesi.
Kurang suka aplukat? Tenang, MinYou sudah bagikan resep smoothies alpukat yang enak. Bakal cocok banget buat kamu menikmati alpukat. Enaknya dapet, sehatnya ngikut!
3. Buah Pir
Meski warnanya kuning, buah pir juga rendah akan kandungan glikemik yang aman untuk diabetesi. Sebab, angkanya hanya sekitar 38 dengan beban glikemik <10. Selain itu, kandungan seratnya juga cukup untuk mendukung asupan harian dengan kadar karbohidrat yang masih aman di angka 15,46 gr.
4. Jambu Biji
Selanjutnya ada jambu biji yang memiliki indeks glikemik 24 dengan beban glikemik <10. Buah yang banyak penggemarnya ini juga mengandung serat sekitar 5,4 gr dengan karbohidrat yang hanya 14,32 gr dalam setiap buahnya.
Kandungan tersebut termasuk dalam batasan yang aman untuk jenis buah yang bisa dikonsumsi diabetesi. Oleh karenanya, jambu biji bisa menjadi variasi pilihan yang tentunya juga mudah didapat.
5. Stroberi
Masuk pada jenis beri-berian, stroberi adalah salah satu yang direkomendasikan. Memiliki indeks glikemik masih dalam batas aman, yaitu 41 dengan beban glikemik <10, buah ini juga mengandung serat sebanyak 2 gr dan karbohidrat 4,66 gr pada rata-rata setiap 100 gr buah.
Mengonsumsi stroberi dalam batas yang wajar akan memberikan manfaat yang baik untuk tubuh, dibanding menaikkan gula darah. Oleh karena itu, perhatikan takaran konsumsi dan kondisi gula darah dalam tubuh sebelum mengonsumsinya.
6. Jeruk
Jeruk memang jadi buah yang sering dihindari oleh penderita diabetes. Padahal, menurut Dr. V. Mohan dalam kanal Diabetes Specialities Centre, buah ini termasuk yang aman dikonsumsi oleh diabetesi–dalam konsumsi yang wajar.
Alasannya, jeruk mengandung indeks glikemik rendah, yaitu sekitar 40 dengan beban glikemik <10. Adapun kandungan seratnya 2,49 gr dan karbohidrat 11,7 gram dalam setiap 100 gr buah jeruk. Ini yang membuatnya aman untuk diabetes.
Itulah 6 daftar buah dengan indeks glikemik rendah yang aman untuk penderita diabetes. Tentunya, masih ada jenis buah lain yang indeks glikemiknya rendah, seperti buah naga dan lain sebagainya. Buat kamu yang ingin mengonsumsinya, Dr. Mohan dalam kanal YouTube pribadinya memberikan tips untuk bisa kamu lakukan:
- Pilih maksimal dua jenis buah setiap hari untuk dikonsumsi secara bergantian agar tidak berlebihan.
- Cukup satu butir buah setiap jenisnya untuk dikonsumsi.
- Pastikan tidak mengolah buah menjadi minuman olahan seperti jus, cukup dengan memotong-motong menjadi bagian kecil agar mudah dikonsumsi.
- Jadwalkan waktu makan buah di antara dua waktu makan berat.
- Hindari mengonsumsi buah olahan yang dijual di pasaran dengan banyak tambahan gula.
Nah, itulah beberapa tips dari Dr. V. Mohan selaku spesialis diabetologia yang bisa diabetesi ikuti di rumah. Tapi, apabila kamu sedang dalam kondisi kronis maka sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum memutuskan konsumsi buah. Ini untuk mencegah dari hal-hal yang tidak diinginkan.
Tabel Indeks Glikemik Buah-buahan
Selanjutnya, agar diabetesi lebih mudah mengingat indeks glikemik buah-buahan, berikut MinYu sajikan tabelnya:
| No. | Nama Buah | Kadar Indeks Glikemik/100 gram buah | Beban Glikemik/100 gram buah | Kategori | Catatan Nutrisi |
| Apel Hijau | 39 | <10 | Rendah | Apel hijau juga kaya akan serat (2,4 g) dan rendah karbohidrat (13,81 g) | |
| Alpukat | 15 | <10 | Rendah | Jambu biji mengandung tinggi serat (6,7 gr) dan rendah karbohidrat (8,53 gr) | |
| Buah Pir | 38 | <10 | Rendah | Buah pir mengandung kadar karbohidrat yang masih aman di angka 15,46 gr | |
| Jambu Buji | 24 | <10 | Rendah | Jambu biji mengandung serat sekitar 5,4 gr dengan karbohidrat yang hanya 14,32 gr dalam setiap buahnya | |
| Stroberi | 39 | <10 | Rendah | Jeruk mengandung serat sekitar 5,4 gr dengan karbohidrat yang hanya 14,32 gr dalam setiap buahnya | |
| Stroberi | 40 | <10 | Rendah | Jeruk mengandung serat 2,49 gr dan karbohidrat 11,7 gram dalam setiap 100 gr. |
You & Milk Diabalance, Susu Diabetes dengan Indeks Glikemik Rendah

Mengonsumsi makanan seperti buah dengan indeks glikemik rendah memang sangat baik untuk penderita diabetes. Ini memastikan gula darah dalam tubuh tetap stabil, namun asupan nutrisi berupa serat dan vitamin juga tetap terpenuhi.
Meski demikian, kebutuhan nutrisi dalam tubuh–terutama diabetesi–sebenarnya perlu lebih banyak dibandingkan orang pada umumnya. Hal ini untuk memperbaiki berbagai sel dalam tubuh yang rusak dan daya tahan tubuh yang menurun. Akibatnya, tubuh mengharuskan adanya asupan nutrisi dari makanan atau minuman yang lain.
Nah, You & Milk Diabalance ini bisa jadi solusi terbaik untuk diabetesi. Pasalnya, susu almond yang dilengkapi dengan isomaltulosa dan multigrain ini mengandung indeks glikemik yang rendah. Mengonsumsinya secara rutin akan mendukung asupan nutrisi dari kebaikan susu almond dan multigrain, tanpa khawatir mengalami lonjakan gula darah.
Jadi, mengombinasikan diet sehat dengan mengonsumsi buah dan susu almond yang indeks glikemiknya rendah akan membantu menjaga tubuh tetap sehat. Selain itu, juga mencegah lonjakan gula darah serta mengelola diabetes.
Yuk, dapatkan produk You & Milk Diabalance melalui You & Milk Official Shop agar kamu bisa rutin minum #SegelasYou&MilkDulu setiap hari!